Ilustrasi: blog.meridian.org

Oleh: Iskandar Jet

Kemarin (30/7) pagi, sebuah surat elektronik dari Kedutaan Besar Amerika Serikat mendarat di kotak surat. Surat yang ditandatangani oleh Wakil Atase Kebudayaan ini mengonfirmasikan jadwal keberangkatan saya ke Amerika Serikat dalam rangka mengikuti “International Visitor Leadership Program (IVLP 2012)” selama tiga minggu.

Berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan oleh panitia, saya akan memulai program ini di Washington DC pada hari Senin, 27 Agustus 2012. Untuk itu, saya sudah harus berangkat ke AS tiga hari sebelumnya, atau Jumat, 24 Agustus 2012, atau di hari keenam Lebaran.

Akhirnya, mimpi pergi ke Amrik kesampaian juga! *Senangnya rasa hati*

“International Visitor Leadership Program” adalah program reguler yang diadakan oleh Biro Kebudayaan dan Pendidikan, Departemen Luar Negeri Amerika Serikat. Program pertukaran unggulan ini dibuat untuk membangun saling pengertian antara Amerika Serikat dan negara-negara lain, lewat kunjungan ke Amerika Serikat yang diwakili oleh orang-orang pilihan dari banyak negara.

Memasuki 70 tahun perjalanan program, tercatat lebih dari 320 alumni IVLP yang kemudian menjadi pemimpin negara (presiden ataupun perdana menteri), seperti Presiden Abdurrahman Wahid dan Presiden Megawati Soekarnoputri, Perdana Menteri Australia Julia Gillard, Presiden Turki Abdullah Gul, dan Presiden Prancis Nicholas Sarkozy.

Selama mengikuti program, peserta akan bertemu dengan pemimpin dan profesional di bidangnya, berdialog dengan komunitas dan instansi di Amerika, serta berinteraksi dengan masyarakat Amerika yang berpartisipasi dalam program citizen diplomat. Peserta program juga berkesempatan bermukim atau sekedar makan malam di rumah warga Amerika. Selain itu, masih banyak rangkaian program pengenalan budaya lain, baik lewat kunjungan ke obyek-obyek wisata maupun lewat pertunjukan seni dan pentas budaya.

Merujuk ke profil IVLP, peserta program dipilih oleh Kedutaan Besar Amerika Serikat lewat sebuah proses nominasi yang dilakukan di masing-masing negara. Saat pertama kali dinominasikan untuk ikut program ini, Maret 2011, saya tidak sempat bertanya alasan dan kriteria dalam menentukan nominator. Waktu itu, saya sudah kadung senang mendapat nominasi tersebut.

Singkat cerita, setahun berselang, akhirnya saya mendapat kepastian lolos proses nominasi dan terpilih sebagai salah seorang peserta IVLP 2012 “Electoral Mechanics”, dengan fokus utama menggali informasi dan inspirasi seputar pelaksanaan Pilpres AS 2012-yang hari pencoblosannya akan diadakan 6 November nanti.

Program yang saya ikuti ini diikuti oleh empat orang peserta, tiga di antaranya adalah para praktisi di bidang politik, satu orang berasal dari media pers (acung tangan tinggi-tinggi 🙂 ). Saya sudah bertemu dengan satu peserta dari Papua yang saat ini menjabat sebagai anggota KPUD Biak. Dua peserta lainnya baru akan saya temui saat transit di Tokyo nanti.

Alhamdulillah, saat ini urusan visa sudah beres, dan tiket pesawat pun sudah disiapkan. Saya tinggal merinci daftar barang bawaan dan mempersiapkan satu dan lain hal menjelang hari keberangkatan. Termasuk mengontak beberapa Kompasianer yang tinggal di Amerika. Saya berharap punya waktu luang untuk kopdaran dengan teman-teman Kompasianer-di sela-sela rangkaian panjang kegiatan yang akan diberlangsung di beberapa negara bagian.

Mohon doa teman-teman, mudah-mudahan perjalanan saya ke Amerika berjalan lancar….

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/iskandarjet/bersiap-mengenal-amerika-lewat-program-ivlp-2012_5512b8ba813311550abc5fa3

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *